Guest

Blog entry by yuniah rianti

Gambar dari yuniah rianti
by yuniah rianti - Friday, 25 March 2011, 12:42
Anyone in the world

 

Nama  : Yuniah Rianti

Bp        : 1010851001

 

Pemikiran Adam Smith dan kehidupan ekonomi saat ini

Buruh merupakan sekelompok orang yang berguna untuk menjalankan suatu proses produksi didalam sebuah manufaktur. Menurut Adam Smith, pada zaman beliau hidup banyak usaha manufaktur yang belum memperhatikan kelas buruh ini dan memanfaatkannya dengan baik. Pada saat itu seorang buruh dipekerjakan untuk mengerjakan seluruh pekerjaan mulai dari tahap awal hingga finishing dari suatu proses produksi. Perlakuan seperti ini dikritik oleh Smith, menurut dia perlu adanya tindakan efisiensi dalam penggunaan buruh. Karena tindakan yang dilakukan para buruh lama tersebut dinilai kurang efektif, sehingga produksi yang dihasilkan minim. Cara buruh yang lama tersebut dinilai membutuhkan waktu yang lama, yang seharusnya bisa menghasilkan seribu hasil produksi namun hanya menjadi setengah ataupun hanya sebagian kecilnya saja. Karena hal itu Maka lahirlah pemikiran mengenai pendivisian buruh. Buruh dikelompokkan (divisi) untuk mengerjakan satu spesifikasi kerja saja. Untuk meningkatkan jumlah produksinya maka ditambah pula jumlah buruh didalam divisi tersebut. Selain itu diperkenalkan pula tentang konsep penampungan bagi buruh.

Sebagai contohnya, Smith mengemukakan proses pembuatan sebuah pin. Kalau memakai cara lama, satu pin dibuat oleh satu buruh, mulai dari tahap pemasangan kawat pada pin, pewarnaan hingga finishing. Semua pekerjaan yang dimulai dari awal sampai akhir pembuatan pin dilakukan oleh satu orang. Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap masing-masing individu harus mengetahui bagaimana pembuatan pin seutuhnya. Karena masing-masing buruh dituntut untuk membuat pin. Semua itu membuat jumlah produksi pin sangat sedikit. Karena system kerja yang demikian memakan waktu lama untuk menghasilkan banyak pin. Hasil produksi yang bias dihasilkan adalah sebanyak apa masing-masing buruh tersebut mampu untuk membuat pin. Maka untuk meningkatkan jumlah produksi, Smith menawarkan konsep kerja divisi. Dimana satu orang memasang kawat, satu orang mewarnai dan seorang lagi mengerjakan finishing. Dengan cara ini maka barang dapt diproduksi secara massal. Sehingga sebuah manufaktur dapat meningkatkan kuantitas produksi dan meningkatkan jumlah pendapatannya. Dan juga dengan cara seperti ini akan menghemat waktu dan peningkatan hasil produksi akan menjadi jauh lebih baik. Para buruh tersebut tidak dituntut untuk menguasai pembuatan pin secara keseluruhan, namun mereka hanya dituntut untuk menguasai bidang pembuatan yang menjadi bagian mereka. Produksi menjadi meningkat dan produksi yang dihasilkan pun menjadi jauh lebih baik.

Peningkatan besar dari kuantitas pekerjaan yang  dalam konsekuensinya dari pembagian kerja yaitu jumlah orang yang sama mampu melakukan, adalah karena tiga berbeda keadaan. Keadaan  pertama adalah  peningkatan keterampilan di setiap khususnya pekerja,  kedua dengan penghematan waktu yang umumnya
hilang secara sepintas dari satu jenis pekerjaan yang lain, dan terakhir, untuk penemuan sejumlah besar mesin yang memfasilitasi dan mengurangi tenaga kerja, dan memungkinkan satu orang untuk melakukan banyak pekerjaan. Pertama, peningkatan kecekatan si pekerja. tentu meningkatkan kuantitas pekerjaan yang dapat dilakukan; dan pembagian kerja, dengan mengurangi usaha setiap orang untuk beberapa
operasi sederhana, dan dengan membuat operasi ini satu-satunya
kerja hidupnya, tentu meningkat ketangkasan  banyak
dari pekerja tersebut.

Manufaktur banyak berdiri di Eropa, tak sedikit juga yang memproduksi barang yang sama. Tapi kenapa terdapat perbedaan keuntungan, apa sebabnya.  pertanyaan itu dijawab oleh Smith. Beliau mencontohkan dalam perlombaan anjing greyhound. Dua ekor anjing grey hound diperlombakan untuk mengejar seekor kelinci. Seekor anjing Nampak begitu meyakinkan untuk memenangkan perlombaan, dan seekor lagi Nampak lesu dan meragukan. Tapi begitu perlombaan berakhir, anjing yang biasa saja dan meragukan yang berhasil menangkap kelinci umpan tadi. Sementara yang satunya kelelahan. Jawabannya menurut Smith adalah prinsip efisiensi dan strategi untuk memaksimalkan potensi yang ada. Sehingga dua buah manufaktur yang memproduksi produk yang sama dapat juga berbeda keuntungan. Sebab strategi yang mereka pakai berbeda. Strategi yang bagus menurut Smith adalah dengan prinsip pendivisian buruh tersebut. Sehingga dengan pembagian kerja per-divisi maka jumlah produk yang dihasilkan dapat meningkat dan ini berkorelasi dengan keuntungan yang diperoleh. Sehingga Smith mengenalkan pada masyarakat industry di eropa tentang prinsip kerja per-divisi, sebagai solusi untuk meningkatkan jumlah keuntungan yang diperoleh.

Peningkatan jumlah produksi dengan cara pendivisian kerja memang mampu meningkatkan jumlah produksi dan jumlah keuntungan, tapi celaka jika jumlah produksi meningkat sementara jumlah konsumen tetap. Jumlah barang yang banyak di pasar sementara konsumennya tidak bertambah akan menyebabkan harga jual produk tersebut menurun. Maka untuk menghindari kecerobohan itu, Smith juga mengajarkan bahwa pendivisian kerja buruh juga harus memperhatikan luas pasar sebagai pembatasnya.

Teori ekonomi yang dikemukakan oleh Adam Smith dalam buku “the wealth of nations” merupakan sebuah pemikiran yang revolusioner yang mampu mengubah secara keseluruhan dari konsep pemikiran ekonomi kuno menjadi konsep pemikiran yang lebih modern dan lebih maju. Untuk melihat apakah suatu pemikiran ekonomi itu baik atau tidak bagi kehidupan ekonomi masyarakat kita cukup melihat dari banyak atau tidaknya prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh ahli ekonomi tersebut dipakai dalam kehidupan ekonomi masyarakat.

The wealth of nations mengemukakan mengenai:

1.    Factor-faktor produksi yang berperan penting bagi kegiatan produksi sebuah manufaktur, seperti modal, alat produksi, dan tenaga buruh.

2.    Tentang cara-cara yang efektif mengenai tekhnik-tekhnik yang dapat digunakan oleh pengusaha untuk meningkatkan keuntungan yang diperolehnya, seperti mengefektifkan kerja buruh dengan menggunakan prinsi-prinsip kerja divisi, dan juga konsep pasar bebas yang diajukan oleh Adam Smith.

Hingga zaman ini pemikiran Adam Smith terbukti efektif dan  mampu mendatangkan keuntungan bagi pengusaha. Contohnya dalam pemikiran prinsip kerja divisi yang diterapkan pada proses produksi barang. Prinsip ini terbukti kebenarannya, dimana dengan menggunakan prinsip ini seorang pengusaha mampu meningkatkan kuantitas barang produksi dengan jangka waktu yang sama dengan metode produksi tradisional yang dipakai sebelumnya. Contoh penggunaan prinsip divisi ini dapat kita lihat pada banyak pabrikan yang ada di Indonesia. Seperti pabrik otomotif, pabrik sepatu, hingga pabrik makanan konsumsi.

Mengenai konsep pemikiran ekonomi pasar bebas kita dapat berkaca dari kehidupan masyarakat Amerika Serikat. Dalam kehidupan ekonominya Amerika Serikat sangat meminimalisir intervensi pemerintah dalam kehidupan ekonomi masyarakatnya, sehingga para pengusaha di Amerika bebas berkompetisi dengan sesamanya sehingga yang mampu bertahan adalah yang terbaik dan mampu bertahan serta mengembang luaskan usahanya. Sehingga dapat kita lihat kemakmuran yang didapat oleh masyarakat Amerika Serikat setelah menggunakan system ekonomi yang dikemukakan oleh Adam Smith.

Jadi, dapat kita katakan bahwa pemikiran ekonomi yang dikemukakan Adam Smith adalah pemikiran ekonomi yang terbaik dan mampu mendatangkan keuntungan bagi pengusaha. Hingga saat ini konsep pemikiran ekonomi yang dikemukakan oleh Adam Smith tidak dapat ditandingi dan semakin banyak dianut oleh Negara-negara didunia khususnya Negara-negara maju, namun pemikran Adam Smith ini terdapat kekurangan dari sudut pandang kehidupan social dan kemasyarakatan dan ini akan dikemukakan lebih lanjut dalam konsep pemikiran Karl Marx.

[ Mengubah: Friday, 25 March 2011, 12:42 ]

  
Skip Calendar

Calendar

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 Today Friday, 19 December 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31    
Skip Online users

Online users

(last 5 minutes)
  • Gambar dari Guest User  Pengguna tamu

Anda belum login. (Login)
Original theme created by Shaun Daubney